Review Captain Underpants and the big, bad battle of the bionic bodger boy part 1 : The night of the nasty nostril nuggets
Review Komik Kapten Kolor dan Pertarungan seru lawan cowok upil bionik part 1
Halo friends, apa kabar? Bagaimana hari kalian? Semoga baik-baik saja yaa...
Untuk kali ini gue mau share pengalaman baca komik keenam dari Dav Pilkey dengan Judul
Kapten Kolor dan Pertarungan Seru Lawan Cowok Upil Bionik Bagian 1 : Malam Bola-bola Upil Menjijikan
Atau untuk judul bahasa inggrisnya :
Captain Underpants and the big, bad battle of the bionic bodger boy part 1 : The night of the nasty nostril nuggets
Komik ini versi terjemahan dari Gramedia Pustaka dengan ilustrasi hitam putih dan setebal 176 Halaman.
Komik yang cukup tebal ya...tapi tenang kamu dijamin nggak akan bosan bacanya. Buat gue sendiri sih lumayan menghibur. Sebenarnya ini komik masuk kategori novel berilustrasi kali ya...tapi karena narasinya gampang dan ilustrasinya mirip dengan komik jadi berasa kek baca komik aja gitu.
Cerita
Ceritanya sendiri tentang Melvin Sneedly si anak pintar di SD Jerome Horwitz yang penemuannya kurang diakui oleh anak-anak dibanding Harold dan George yg emang suka bikin lelucon (prank) ke orang-orang tapi satu sekolah banyak yang suka sama mereka. Akhirnya agar diakui, si Melvin bikin alat Combine-o-tron 2000 untuk menggabungkan dirinya dengan robot bionik, namun sayang saat proses penyatuan, Melvin bersin dan jadilah Melvin dengan tubuh bionik berbalut upil dan ingus...yaikss!!
Kebayang dong kalau berubah seperti itu gimana efek nya di sekolah? Jadilah orang-orang satu sekolah heboh si Melvin jadi cowok upil bionik. Namun Melvin cari alasan kalau alat pembaliknya baru bisa selesai dalam waktu 6 bulan. Alhasil Melvin tetap bisa masuk sekolah dan anak-anak satu sekolah menjauhi dia. Karena apa? Ya karena jijik ya...
Kebayang dong ada teman yg sekujur tubuhnya tertutup ingus dan upil satu kelas sama kalian, ekskul bareng kalian...(tahan, jangan muntah dulu).
Hari berganti hari tibalah musin pancaroba (emang ada di luar negeri??) maksudnya musim gugur (hehe), bikin satu sekolah terserang flu, termasuk Melvin, sehingga saat di kelas ia bersin, bu guru Ms.Ribble tertutup oleh ingus dan teman-teman sekelas yang lain juga kena. Namun Melvin bebas dari hukuman. Sehingga ia bisa mengikuti karyawisata ke pabrik tisu. Disanalah terjadi hal tak terduga, Melvin benci tisu, sehingga karena marah ia menjadi raksasa cowok upil bionik.
Tra-la-la...
Otomatis ya Mr.Krupp (Pak Kepsek SD Jerome Horwitz) yang ikut karyawisata, ingin membantu dengan berubah menjadi Kapten Kolor (Captain Underpants). Tapi ternyata tak semudah itu, long story short, Kapten Kolor dimakan sama si raksasa cowok upil bionik...omaigat, terus yg nyelamatin mereka siapa dong?
Tenang, tiba-tiba saja ada pertolongan dari seekor hamster yang dipelihara Harold dan George hasil ujicoba dari Melvin. (Tuh kan, sesama mahluk Tuhan harus saling tolong menolong, kita gak tahu kapan kita butuh pertolongan juga dari orang lain). Tapi wait...hamster lawan raksasa cowok upil bionik (aka Melvin) apa bisa seimbang? Dan siapa yang menang?
Nah soal itu kamu beli bukunya aja ya biar puas..hehe
Like / Yang disuka dari Seri ini
- Seperti yamg sudah gue bilang di atas, ceritanya ini ringan banget dari anak-anak sampe orang gede semua bisa baca.
- Flip-o-rama : fitur di buku ini yang mainin dua gambar berbeda seolah-olah animasi. contohnya dibawah ini ya...
- Seru...walau bisa dibilang masuknya untuk anak-anak SD sampai remaja genrenya, tapi tetap seru untuk dibaca dan dikoleksi.
- Ada karakter hero tambahan yang tidak disangka-sangka (siapakah dia??).
Dislike / Yang tidak disuka dari Seri ini
- Sepertinya ada perubahan karakter Melvin Sneedly dari komik-komik sebelumnya, soalnya sekarang dia semacam super villain gitu. Agak maksa menurut gue.
- Selalu memaafkan; yang nyebelinnya Si Melvin ini dengan alasan yang kurang masuk akal 'kejahatannya' dengan mudah dimaafin gitu aja oleh orang-orang sekitar...kalau untuk dunia nyata mah...Tidak semudah itu Fergusooo....(yah namanya juga fiksi ya...)





Comments
Post a Comment